tipe Kepribadian

KEPRIBADIAN EKSTROVERT & INTROVERT

A. PENDAHULUAN
Kepribadian seringkali diartikan sebagai bauran yang unik dari ciri-ciri fisik dan mental yang ada dalam diri seseorang. Misalnya, jika Anda mengambil karakteristik-karakteristik fisik (mata, senyum, sosok tubuh, dan sebagainya) dan karakteristik-karakteristik mental (kebijaksanaan, toleransi, ketekunan, dan sebagainya) kemudian menggabungkannya, kombinasi yang muncul merupakan Kepribadian seseorang.
Kepribadian seseorang ada dalam benak orang-orang lain. Bagaimana orang lain menafsirkan kepribadian Anda merupakan kunci untuk mengetahui bagaimana sebenarnya kepribadian Anda sendiri. Kepribadian Anda lebih terletak pada apa yang Anda tampilkan dan bukan pada bagaimana Anda memandang diri Anda sendiri.

B. PEMBAHASAN
Menurut Horton (1982) Kepribadian adalah keseluruhan sikap, perasaan, ekspresi dan temparmen seseorang. Sikap perasaan ekspresi dan tempramen itu akan terwujud dalam tindakan seseorang jika di hadapan pada situasi tertentu. Setiap orang mempunyai kecenderungan prilaku yang baku, atau pola dan konsisten, sehingga menjadi ciri khas pribadinya.
Sementara itu, Schever Dan Lamm (1998) mendefinisikan kepribadian sebagai keseluruhan pola sikap, kebutuhan, ciri-ciri kas dan prilaku seseorang. Pola berarti sesuatu yang sudah menjadi standar atu baku, sehingga kalau di katakan pola sikap, maka sikap itu sudah baku berlaku terus menerus secara konsisten dalam menghadapai situasi yang di hadapi. Kepribadian merupakan cara yang khas dari individu dalam berperilaku dan merupakan segala sifatnya yang menyebabkan dia dapat dibedakan dengan individu lain (Maramis, 1990:746).
Berdasarkan pendapat di atas maka dapat disimpulkan bahwa kepribadian merupakan pola perilaku yang khas dari individu yang membedakannya dengan individu yang lain dimana kepribadian ini merujuk pada pola pikiran dan perasaan serta perilaku yang digunakan oleh individu untuk melakukan proses penyesuaian diri dengan lingkungannya sepanjang rentang kehidupan.
Hall dan Lindzey (1993:192) membedakan dua orientasi utama kepribadian, yakni ekstravert dan introvert. Kedua sikap yang berlawanan ini ada dalam kepribadian tetapi biasanya salah satu diantaranya dominan dalam sadar, sedangkan yang lain kurang dominan dan tak sadar. Apabila ego lebih bersifat ekstravert dalam relasinya dengan dunia, maka ketidaksadaran pribadinya akan bersifat introvert.
Individu yang ekstravert terutama dipengaruhi oleh dunia obyektif, yaitu dunia di luar dirinya. Orientasi terutama tertuju ke luar, fikiran, perasaan, serta tindakan-tindakannya ditentukan oleh lingkungan, baik lingkungan sosial maupun lingkungan non sosial. Individu yang introvert merupakan kebalikan dari ekstravert, yaitu dipengaruhi oleh dunia subyektif, yaitu dunia di dalam dirinya sendiri. Orientasi terutama tertuju ke dalam, fikiran, perasaan, serta tindakan-tindakan terutama ditentukan oleh faktor subyektif (Suryabrata, 1990:190).
Individu yang dikategorikan pada tipe ekstravert berorientasi pada dunia kenyataan obyektif luar, dimana individu tersebut bersifat terbuka dan suka bergaul dengan individu-individu lain, serta tampak sungguh-sungguh senang bersahabat dengan individu-individu yang lain. Sebaliknya, individu yang introvert berorientasi pada kehidupan batin yang subyektif dan mungkin menjadi introspektif, suka meyendiri dan pemalu.

a. Tipe Kepribadian Ekstravert
Pasaribu (1984:227-228) menyatakan bahwa individu dengan pribadi ekstravert yaitu individu yang melihat pada kenyataan dan keharusan, tidak lekas merasakan kritik, ekspresi emosinya spontan, dan dirinya tidak dituruti dalam alasannya, tidak begitu merasakan kegagalannya, tidak banyak mengadakan analisa dan kritik sendiri. Individu dengan tipe kepribadian ekstravert memiliki kendali diri yang kuat. Ketika dihadapkan pada rangsangan-rangsangan traumatik, individu bertipe kepribadian ekstravert akan menahan diri, artinya dia tidak akan ”mengacuhkan” trauma yang dialami dan karenanya tidak akan terlalu teringat akan apa yang terjadi (Boree, 2005:233).
Individu-individu yang memiliki kepribadian ekstravert bersikap positif terhadap masyarakatnya, hatinya terbuka, mudah bergaul, hubungan dengan individu lain lancar. Bahaya bagi tipe kepribadian ekstravert ialah apabila ikatan terhadap dunia luar terlampau kuat, sehingga akan menyebabkan ia tenggelam di dalam dunia obyektif, kehilangan diri atau asing terhadap dunia subyektifnya sendiri (Suryabrata, 1990:190).
Berdasarkan uraian-uraian tersebut, maka disimpulkan bahwa sifat-sifat imdividu tipe ekstravert:
1) Cenderung menyukai pertisipasi dalam realita sosial, dalam dunia obyektif dan dalam peristiwa-peristiwa praktis lancar dalam pergaulan. 2) Bersikap realitas, aktif dalam bekerja dan komunikasi sosialnya baik (positif), serta ramah tamah. 3) Gembira dalam hidup, bersikap spontan dan wajar dalam ekspresi serta menguasai perasaan. 4) Bersikap optimis, tidak putus asa dalam menghadapi kegagalan atau dalam menghadapi konflik-konflik pekerjaan selalu tenang, bersikap suka mengabdi. 5) Tidak begitu banyak pertimbangan, ceroboh dan kadang-kadang tidak terlalu banyak melakukan analisa serta kurang kritik diri, berpikir kurang mendalam. 6) Relatif bersikap bebas dalam berpendapat, mempunyai cita-cita yang bebas.
7) Meskipun ulet dalam berpikir namun mempunyai pandangan yang pragmatis, di samping punya sifat keras hati.

b. Tipe Kepribadian Introvert
Individu dengan tipe kepribadian introvert mengacu pada individu yang tertutup, ragu-ragu, pemikir, suka merunung, kurang spontan, tujuannya tersembunyi, agak defensif, tidak mudah percaya dan hati-hati.
individu dengan tipe kepribadian introvert ialah individu yang suka memikirkan tentang diri sendiri, banyak fantasi, lekas merasakan kritik, menahan ekspresi emosinya, lekas tersinggung dalam latihan, suka membesarkan kesalahan kecil, analisa dan kritik sendiri menjadi buah pikirannya (Pasaribu, 1984:227-228).
Individu introvert memiliki kendali diri yang buruk. Ketika mengalami trauma yang sama seperti orang ekstravert tadi, otaknya tidak terlalu sigap melindungi diri dan ”berdiam diri”, akan tetapi malah membesar-besarkan persoalan dan mempelajari detail-detail kejadian sehingga individu ini dapat mengingat apa yang terjadi dengan sangat jelas (Boeree, 2005:234).
Gambaran tipe kepribadian introvert menurut Pervin (1984:271-272) merupakan individu yang tenang, mawas diri, bersikap hati-hati, pemikir, kurang percaya pada keputusan yang impulsif, lebih suka hidup teratur, pemurung, kuatir, kaku, sederhana, pesimis, suka menyendiri, kurang suka bergaul, pendiam, pasif, berhati-hati, tenggang rasa, damai, terkendali, dapat diandalkan, mampu menguasai diri, dan tenang.
Individu-individu yang mempunyai kepribadian introvert penyesuaiannya Dengan dunia luar kurang baik: jiwanya tertutup, sukar bergaul, sukar berhubungan dengan individu lain, kurang dapat menarik individu lain. Penyesuaian dengan batinnya sendiri baik. Bahaya tipe introvert ialah jika jarak dengan dunia obyektif terlalu jauh, maka individu dengan tipe kepribadian ini dapat lepas dari dunia obyektifnya (Suryabrata, 1990:190).

Berdasarkan uraian-uraian di atas maka sifat-sifat manusia tipe introvert:
1) Cenderung lebih suka ”memasuki” dunia imaginer, biasa merenung yang kretif. 2) Produksi dan ekspresi-ekspresinya diwarnai oleh perasaan-perasaan yang subyektif, pusat kesadaran dirinya adalah kepada egonya sendiri dan sedikit perhatian pada dunia luar. 3) Perasaan halus dan cenderung untuk tidak melahirkan emosi secara menyolok; biasanya melahirkan ekspresinya dengan cara-cara yang halus yang jarang ditemukan pada individu-individu yang lain. 4) Sikapnya ”tertutup”, sehingga jika ada konflik-konflik disimpannya dalam hati dan ia berusaha menyelesaikannya sendiri. 5) Banyak pertimbangan, sering suka mengadakan analisis dan kritik diri. 6) Sensitif terhadap kritik, pengalaman-pengalaman pribadi bersikap mengendap dalam kenangan yang kuat, apalagi hal-hal yang bersifat pujian atau celaan tentang dirinya. 7) Pemurung, dan cenderung selalu bersikap menyendiri, serta kurang bergaul. 8) Lemah lembut tindak dan sikapnya, serta punya pandangan idealistis.

C. KESIMPULAN
Dari pendapatdi atas, ciri kedua tipe kepribadian tersebut menjadi:
1) Tipe kepribadian ekstravert, adalah bagaimana individu menampilkan penyesuaian dirinya sehari-hari yang secara tipikal terbuka, peramah, mudah bergaul, suka kegembiraan, banyak teman, spontan, spekulatif, optimis, agresif, impulsif, mudah tersinggung, menggampangkan sesuatu, dan ceroboh.
2) Tipe kepribadian introvert, adalah bagaimana individu menampilkan penyesuaian dirinya sehari-hari yang secara tipikal cenderung tertutup, pendiam, kaku, suka mawas diri, penyendiri, tidak spekulatif, kurang suka bergaul, teman terbatas, pesimis, hati-hati, dapat menguasai diri.

Berdasarkan uraian di atas, termasuk tipe yang manakah anda???

Advertisements

19 comments on “tipe Kepribadian

  1. mungkin aq termasuk tipe ekstravert. karena suka gaul, suka banyak teman.dan aq orang yang ceroboh n sulit mengendalikan emosi.

  2. hmm…saya termasuk tipe orang yang ekstravert karena saya suka bersosialisasi, memiliki bnyak teman dan mudah dalam bergaul. tapi bergaul dalam hal yang positif ..
    terimakasiihh bundaaa ..
    hehehe 🙂

  3. berdasarkan uraian tentang kepribadian EKSTROVERT & INTROVERT saya merasa tipe kepribadian saya terdapat pada kedua tipe tersebut.alasannya adlah karena cenderung kepribadiaan saya sndri msh sering kali dapat berubah secara tiba2 dalam waktu yang tidak dapat di tebak.hal tersebut saya rasa di sebabkan oleh bebrapa faktor seperti lingkungan,komunitas,karakter org lain, dan emosi tidak stabil.contoh nya pengalamn saya dlm lingkungan;
    -pada saat saya berada di lingkungan rumah saya,saya cenderung (introvert) lbh menutup diri,pendiam,teman terbatas dan kurang suka bergaul dikarenakan alsan tertentu yg menuntut saya utk lbh selektif dan menutup diri terhadap(teman) lingkungan di rumah,tapi pada saat saya berada di kampus dgn linkungan dan teman2 yg membuat saya merasa tdak was2 atau takut yg kemudian kepribadian (ekstavert) saya muncul menjadi lebih suka bergaul,terbuka,supel tanpa menghilangkan rasa hati2.
    contoh ke 2 yaitu hal yg di sbabkan karakter org lain;
    -kita dlm hidup bermasyarakat tentunya byk bertemu orang dgn berbagai macam karakter,lalu ketika saya bertemu org yg karakternya berlawanan dgn kepribadian kita jelas kita akan lebih menutup diri dan hati2 dgn kata lain kita akn (introvert),tapi pada saat kita bertemu org yg sesuai dgn kepribadian kita jelas kita akn suka bergaul dgn mereka dan lebih terbuka (ekstavert)

    kadang kita bersikap keduanya dalam wkt yg brbeda atau mgkn dlm wkt yg bersamaan kemudian pada tipe mana saya dpt menentukan kepribadiaan saya.karena hakekatnya kita makhluk yg bersosialisasi yg dituntut harus bisa menyesuaikan diri/beradaptasi terhadap stiap linkungan dan manusia yg kita temui.dan tentunya saya tidk ingin pula di sebut ber kepribadian ganda.
    kesimpulanya adlh kepribadian seseorg tidak dapat di golongkan kepada termasuk tipe mana mereka berada.karena kepribdian seseorg dpt berubah dalam seketika tergantung linkungan dan tiap org yg mereka temui.tapi jika saya harus menetapkan mgkn saya berada pada tipe ekstarvert tnpa menghilangkan kemungkinan saya ber introvert.thanks

  4. saya termasuk tipe ektravert, karena saya selalu berusaha menambah pergaulan dan menjaganya agar terjalin dengan baik.
    saya juga bukan tipe orang yang suka berlarut-larut dalam kesedihan yang saya alami, justru saya menjadikan kejadian itu sebagai pengalaman hidup saya dan akan semakin membuat saya berhati-hati dalam bertindak dan membuat keputusan.
    jadi, menurut saya menjadi seorang ekstravert penuh dengan kesenangan bagi diri sendiri dan orang lain.

  5. saya termasuk tipe ekstrafet karna saya tipikal orang yg menyenangi kgembiraan,optimis,mudah bgaul walaupun kdng ceroboh

  6. saya termasuk tipe Individu yang Introvert karena saya lebih suka menyendiri, dan saya lebih suka berimajinasi yang orang tidak akan tau apa yang saya imajinasikan..

  7. Ekstravert adalah sifat yang saya miliki. Mudah bergaul, dan lebih ingin mengetahui sesuatu, serta sifat penasaran yang saya miliki, membuat saya ingin mencoba sesuatu yang belum pernah saya lakukan yang orang lain bisa lakukan, sehingga menimbulkan efek kebisaan secara otodidak.

  8. menurut saya , saya termasuk orang yg bertipe ekstrovert .
    karena saya memang ceroboh tapi selain itu saya juga senang bergaul dan senang memiliki banyak teman .

  9. saya termasuk tipe orang yang introvert, karena saya mudah tersinggung, lebih suka menyendiri, dan suka membesar-besarkan suatu masalah yang sedang saya hadapi..

  10. klo aq termasuk orang yg berkepribadian introvert,krna aq lbh suka menyendiri dan lbih banyak diam untuk urusan pribadi,……..mungkin karna rasa trauma yg mendalam……..yg membuat aq slalu mrasa takut untk mlakukn ssuatu yg baru,n fulgar………makasih

  11. saya termasuk tipe orang yang termasuk ekstravert karena saya suka bersosialisasi dengan orang banyak suka bergaul dan mudah beradaptasi dengan lingkungan

    dan yang pasti ramah dengan syapa aja
    heheh:)

  12. Dalam kehidupan, saya merasa lebih dominan kepada kepribadian ekstravert . Saya senang bersosialisasi dengan siapapun, selalu optimis, positive thinking kepada siapapun, dll.
    Namun terkadang, saya merasa beberapa ciri-ciri kepribadian introvert ada dalam diri saya. Saya suka merenungkan hal-hal kreatif . Merenungkan tentang cita-cita saya atau dream-dream yang harus terealisasi dalam kehidupan saya . Saya juga suka memikirkan segala perkataan orang mengenai diri saya, entah itu baik atau buruk . Tapi biasanya saya suka memikirkan kritikan orang tentang saya .
    Kesimpulannya, ada beberapa ciri dari kepribadian ekstravert ada dalam diri saya . Ada juga beberapa ciri dari kepribadian intravert ada dalam diri saya . Saya rasa, seimbang antara keduanya lebih baik dalam hidup saya daripada hanya salah satunya .
    Terima kasih .

  13. jelaslah saya termasuk dalam orang yang bersifat ekstravert.karena ekstravert adalah sifat dasar menjadi seorang Public Relation .karena saya memiliki sifat terbuka, dapat berkomunikasi dengan baik dan mengerti kondisi dari lingkungan sekitar ( collega, teman, dan clien )

    terima kasih banyak bu atas materinya sangat bermanfaat bagi saya untuk dapat menjadi seorang Public Relation yang baik

  14. jelaslah saya termasuk dalam orang yang bersifat ekstravert.karena ekstravert adalah sifat dasar menjadi seorang PR.karena saya memiliki sifat terbuka, dapat berkomunikasi dengan baik dan mengerti kondisi dari lingkungan sekitar ( collega, teman, dan clien )

    terima kasih ya bu atas materinya sangat bermanfaat bagi saya untuk dapat menjadi seorang PR yang baik.

  15. saya termasuk org yang introvert. masuk PR saya jd bisa belajar lebih banyak lagi tentang komunikasi smoga bu diah betah ngajar di kls 41.4A yah bu….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s